Silahkan Baca Novel Cinta di Dalam Gelas Bab 32 Disini


Novel Cinta di Dalam Gelas bab 32 bahasa indonesia bisa kamu baca dengan gratis di situs novel ini, Novel Cinta di Dalam Gelas menceritakan tentang kisah tugas berat di pundak Ikal. Dia harus membantu Maryamah memenangkan pertandingan catur saat 17 Agustus nanti.

Kamu dapat membaca novel ini hingga selesai, Sama Seperti membaca novel di aplikasi-aplikasi novel yang tersedia sekarang ini. Tunggu apalagi mari Baca Novel Cinta di Dalam Gelask Bab 32 Bahasa Indonesia Sekarang ini. 

Janji yang Lama

AKU mulai memikirkan cara membalas kelakuan Paman pada Yamuna. Bisa saja

kusabotase kursi malasnya dengan melonggarkan mur kayunya. Ketika duduk, ia bisa

terjengkang dan majelis pengunjung warung kopi menertawakannya. Tapi jangan, itu

agak berbahaya. Jika tulang ekornya kena, urusan bisa lain. Atau kusabotase rem

sepedanya sehingga ketika turun dari tanjakan Selumar, ia tertungging-tungging dan

masuk ke dalam parit. Ah, jangan, itu terlalu brutal. Atau, kutambahi sesuatu pada

minumannya, obat cuci perut misalnya, biar ia menderita sepanjang hari dan makin

kurus. Ah, jangan, itu tidak intelek. Atau kurusakkan kasetnya sehingga ia tak bisa

lagi mendengar lagu Badai Bulan Desember kesayangannya. Sebenarnya kau suka ide

yang terakhir itu, tapi waktu kubicarakan dengan Yamuna, ia tak setuju. Dengan

ketus, ia mengatakan bahwa balasan itu tak setimpal. Aku minta maaf padanya.

Maka pusing juga aku dibuatnya. Idealnya, pembalasan itu harus sistematis,

penuh rencana yang menggetarkan, intelek, melibatkan orang-orang yang memang

sering jengkel dengan Paman, yaitu Midah, Hasanah, dan Rustam, dan yang paling

penting: setimpal.

Tapi untuk sementara ini pikiranku teralihkan untuk sebuah kabar yang

sangat menggembirakan. Melalui koran, kami tahu bahwa dari 24 partai tanding,

Grand Master Ninochka Stronovsky telah unggul 14 partai atas Frederika

Vilsmaier. Jika dalam pertandingan berikutnya ia mampu memakzulkan Nikky

Wohmann, maka mimpinya untuk masuk jajaran 20 pecatur perempuan terbaik dunia

akan menjadi kenyataan.

Kuucapkan selamat pada Nochka dan dalam obrolan itu untuk pertama

kalinya ia mengatakan bahwa Maryamah berbakat.

“Tidakkah kau lihat betapa kuat pertahanannya?”

Aku teringat bagaimana Maulidi Djelimat menyerang bertubi-tubi tapi terpentalpental.

“Maryamah punya persepsi alamiah tentang kekuatan sepasang benteng. Hal

itu, mungkin secara tak sengaja, telah membuatnya mengembangkan sistem

perlindungan raja

yang agak mirip dengan mekanisme ciptaan Grand Master Anatoly

Karpov.”

Cinta Di Dalam Gelas Upload By Ferdinand AndreaHirata

Aku terpana.

“Sistem pertahanan benteng bersusun itu pertama kali dikenalkan Karpov

waktu bertarung melawan Calvo di Montila, 1976. Sebuah sistem yang tak mudah

dipahami. Itulah sebabnya pertahanan Maryamah sangat susah ditembus.”

Tubuhku merinding. Jadi ini semacam bakat yang terlambat diketahui? Jadi turnamen

catur di kampung itu semacam late debut bagi Maryamah?

“Ia adalah salah satu pecatur dengan bakat bertahan terbaik yang pernah saya lihat.”

Aku makin terheran-heran, dan aku penasaran untuk bertanya, bagaimana

semua itu bisa terjadi? Telah kusiapkan diri untuk menerima jawaban yang canggih

dari hasil analisis seorang grand master internasional.

“Saya tidak tahu”

Usai pembicaraan itu aku berpikir, barangkali penderitaan dan tanggung jawab

besar yang merundung Maryamah sejak kecil, serta sebuah perkawinan yang

menyiksa, telah membentuk dirinya menjadi seorang survivor yang tangguh dan defender

yang natural. Semua itu kemudian terefleksi dalam permainan caturnya. Jika ia

melindungi rajanya, sebagaimana ia melindungi dirinya, ibu dan adik-adiknya, ia takkan

pernah bisa tersentuh.

Lawan Maryamah berikutnya adalah seorang lelaki tua Hokian bernama Go Kim Pho.

Dia datang di warung kopi bersama anak, menantu, dan cucu-cucunya. Tampak ia

telah pula mendengar berita demi berita yang menggemparkan tentang sepak

terjang seorang perempuan Melayu bernama Maryamah sehingga kelihatan benar

ia bangga mendapat kesempatan berhadapan dengan pecatur perempuan pendatang

baru yang ramai dibicarakan orang itu.

Bapak tua berjalan terantuk-antuk dengan tongkatnya dipimpin oleh

cucunya--- seorang putri kecil yang lucu. Papan dibuka, juri bicara, Maryamah mendapat

buah putih dan melangkah lebih dulu.

Cinta Di Dalam Gelas Upload By Ferdinand AndreaHirata

Beberapa langkah kemudian, siapapun dapat melihat bahwa Maryamah dapat

segera mengambil keuntungan dari formasi Go Kim Pho yang agak kedodoran di sayap

kiri. Bahkan, Maryamah bisa dengan cepat membungkam orang Hokian itu punya

menteri. Namun, semua itu tak dilakukannya. Ia malah memberi kesempatan Go

Kim Pho untuk menikmati permainan catur selama mungkin. Ia bukan sekadar ingin

memperpanjang kebanggaan dalam diri lelaki tua itu, dan kebanggaan sanak famili yang

menontonnya, namun di dalam langkah- langkah nan lambat itu, Maryamah

menyempatkan diri untuk mengenang kebaikan lelaki di depannya pada masa lalu,

manakala ia terlunta-lunta mencari kerja di Tanjong Pandan. Go Kim Pho adalah

pemilik toko dupa yang reyot di Tanjong Pandan itu, yang dulu memberinya uang

untuk pulang kampung.

Papan pertama dan kedua dimenangkan Maryamah setelah Go Kim Pho

mengerahkan kemampuan dan Maryamah memberi peluang untuk menerapkan

semua strategi yang ia miliki. Maryamah bermain secara rendah hati sekaligus

cerdas. Ia memperlihatkan derajat tertinggi sebuah sportivitas dan jiwa bertarung

yang meninggikan martabat lawan. Para pengamat catur berdecak kagum

menyaksikan kemampuan Maryamah menampilkan permainan yang sangat elegan

dan memberi Go Kim Pho sebuah kekalahan yang agung. Bapak tua itu bangkit dan

tersenyum.

“Terima kasih, Orang Muda, sebuah pertandingan yang hebat! Sampai berjumpa

tahun depan.”

Cucu perempuannya menghampirinya dan menggandeng tangannya, diikuti

sanak familinya. Mereka meninggalkan warung kopi. Para penonton, termasuk

Maryamah, berdiri dan memberi tepuk tangan untuk Go Kim Pho. Tepuk tangan yang

panjang sekali. Lelaki itu adalah pecatur gaek yang amat dihormati.

Maryamah mengejar Go Kim Pho. Di pekarangan warung ia menemuinya.

Maryamah membuka sapu tangan dan mengambil sejumlah uang. Air matanya

berlinangan ketika menyerahkan uang padanya.

“Dulu aku pernah berjanji untuk menggantinya. Terimalah, Ba.”

Go Kim Pho merasa heran dan mau bertanya. Namun, Maryamah langsung

pamit. Go

Kim Pho tampak berusaha mengingat sesuatu yang pernah terjadi pada satu masa

yang

lampau

Novel Cinta di Dalam Gelask Bab 32 Bahasa Indonesia Ini Telah Selesai.

Bagaimana alur cerita dari novel Cinta di Dalam Gelas Bab 32 ini, Menarik bukan? Teruslah ikuti bagaimana perkembangan alur cerita di setiap Bab novel di situs kami, Dan selalu gratis untuk kamu semua. 

Kamu juga dapat membagikan link novel ini kepada kerabat atau teman kamu.

Untuk membaca Novel Cinta di Dalam Gelas bab selanjutnya, Mari ikuti arahan Bab yang ada di bawah ini. Jika ingin membaca novel dengan judul yang berbeda, Kamu dapat mendownload dan menginstal aplikasi novel yang sedang trend saat ini. seperti Wattpad, Webread dan yang lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silahkan Baca Novel Cinta di Dalam Gelas Bab 27 Disini

Silahkan Baca Novel Cinta di Dalam Gelas Bab 9 Disini

Silahkan Baca Novel Cinta di Dalam Gelas Bab 33 Disini