Silahkan Baca Novel Cinta di Dalam Gelas Bab 22 Disini
Novel Cinta di Dalam Gelas bab 22 bahasa indonesia bisa kamu baca dengan gratis di situs novel ini, Novel Cinta di Dalam Gelas menceritakan tentang kisah tugas berat di pundak Ikal. Dia harus membantu Maryamah memenangkan pertandingan catur saat 17 Agustus nanti.
Kamu dapat membaca novel ini hingga selesai, Sama Seperti membaca novel di aplikasi-aplikasi novel yang tersedia sekarang ini. Tunggu apalagi mari Baca Novel Cinta di Dalam Gelask Bab 22 Bahasa Indonesia Sekarang ini.
Telah Banyak Mendengar Lagu
Barat
DITERIMANYA Maryamah untuk bertanding membuat kampung menjadi lebih
gembira. Keceriaan tampak pada wajah setiap perempuan, tak terkatakan, sulit
dilukiskan. Namun, hatiku dilanda kecemasan yang baru, mampukah Maryamah
bertanding melawan para pecatur lelaki yang berpengalaman?
Pada hari pendaftaran, Mitoha dan sekondannya sudah bercokol di warung kopi.
“Sepuluh langkah, cukup beri aku sepuluh langkah, Maryamah bakal tewas,”
gertaknya. Selamot
terpancing.
“Bicaralah sesukamu, Ha, kami mau mendaftarkan Maryamah.”
“Aih, kau rupanya, Mot. Sudah kubilang, pecatur itu bukan sembarang. Harus
punya klub, harus punya manajer. Na, kau, tahu apa?
Kami tak mau meladeninya. Melihatku ia makin jengkel.
“Kau pula, Ikal, ini pasti ulahmu. Perempuan main catur lawan lelaki? Itulah
akibatnya
kalau terlalu banyak mendengar lagu Barat!”
Sekondannya terbahak-bahak.
“Kita tengok saja nanti, siapa yang terjungkal!” cetus Selamot.
Mitoha marah ditantang begitu rupa. Pertengkaran model tukang minyak yang
dulu tak selesai di kantor desa berlanjut di warung kopi.
“Kusarankan kau ke toko Lim Phok, Mot, di sana ada benda namanya minyak
kesturi, biar tak bau ayam badanmu.”
Cinta Di Dalam Gelas Upload By Ferdinand AndreaHirata
Keterlaluan, ini sudah menyangkut pribadi. Selamot naik pitam.
“Kusarankan kau ke Manggar, Ha, di sana ada benda namanya SMP,
untuk
menyekolahkan mulut bacarmu itu!”
Giliran pendukung kami terpingkal-pingkal. Muka Mitoha merah. Karena
emosi, Selamot bergegas menuju papan tulis, namun di muka papan itu ia tertegun. Ia
baru sadar bahwa ia tak pandai menulis. Tawa sekondan Mitoha meledak lagi. Detektif
M. Nur bertindak menyelamatkan harga diri Selamot. Ia mengambil kapur dari
tangannya. Napas kami tertahan melihatnya mengukir satu per satu, pelan dan
penuh perasaan, huruf demi huruf yang mengukir sejarah:
Maryamah binti
Zamzami
Itulah perempuan pertama yang bertanding melawan lelaki dalam pertandingan
catur peringatan hari kemerdekaan di kampung kami. Sebagian orang bertepuk
tangan dengan meriah menyambutnya. Sebagian meremehkan dengan mengatakan
perempuan itu akan tumbang pada papan pertama di pertandingan yang paling mula.
Aku sendiri tak dapat meramalkan apa yang akan terjadi. Berpuluh tahun,
dari generasi ke generasi, catur hanya dikuasai lelaki sehingga begitu banyak lelaki
Melayu piawai main catur. Akan mampukah Maryamah dan Grand Master Ninochka
Stronovsky berbuat sesuatu untuk menghadapi mereka? Sementara ini aku hanya
terharu melihat nama itu pada urutan terakhir, seakan menantang berpuluh-puluh
lelaki di atasnya.
Mitoha makin jengkel.
“Aih, Maryamah, pecatur amatiran saja. Tak punya klub, tak pula punya manajer.”
Selamot membisikiku.
“Boi, apa artinya manajer?”
Aku bingung, tak tahu bagaimana cara menjelaskannya. Selamot tak sabar.
“Kalian dengar semua. Ini aku, Selamot, orang Bitun, akulah yang akan
menjadi
manajer Maryamah!”
Orang-orang tertawa lagi karena dari cara mengucapkannya, kentara benar
seumur hidupnya kata manajer baru sekali itu meluncur dari mulutnya. Mitoha tak mau
kalah.
Cinta Di Dalam Gelas Upload By Ferdinand AndreaHirata
private-ebook.blogspot.com
“Kalau kau manajernya, lalu apa klub catur kalian? Apa pecaturmu liar saja?”
Selamot tertegun seperti tadi di muka papan tulis. Ia berpikir keras. Ia menolak
harga dirinya diinjak-injak. Lalu ia tersenyum riang.
“Nama klub catur kami adalah, Kemenangan Rakyat adalah Kebahagiaan Kita
Semua!
Itulah nama klub catur kami, kalau kau mau tahu
Seribu Lima Ratus
Perak
Kutengok di televisi
Kebenaran di Jakarta mahal sekali
Para koruptor pintar sembunyi
Padahal nyata-nyata, mereka telah mencuri
Kawan, di kampung kami
Kebenaran harganya hanya seribu lima ratus perak
Warnanya hitam, tergenang di dalam gelas, saban pagi
Novel Cinta di Dalam Gelask Bab 22 Bahasa Indonesia Ini Telah Selesai.
Bagaimana alur cerita dari novel Cinta di Dalam Gelas Bab 22 ini, Menarik bukan? Teruslah ikuti bagaimana perkembangan alur cerita di setiap Bab novel di situs kami, Dan selalu gratis untuk kamu semua.
Kamu juga dapat membagikan link novel ini kepada kerabat atau teman kamu.
Untuk membaca Novel Cinta di Dalam Gelas bab selanjutnya, Mari ikuti arahan Bab yang ada di bawah ini. Jika ingin membaca novel dengan judul yang berbeda, Kamu dapat mendownload dan menginstal aplikasi novel yang sedang trend saat ini. seperti Wattpad, Webread dan yang lainnya.
Komentar
Posting Komentar