Silahkan Baca Novel Cinta di Dalam Gelas Bab 21 Disini


Novel Cinta di Dalam Gelas bab 21 bahasa indonesia bisa kamu baca dengan gratis di situs novel ini, Novel Cinta di Dalam Gelas menceritakan tentang kisah tugas berat di pundak Ikal. Dia harus membantu Maryamah memenangkan pertandingan catur saat 17 Agustus nanti.

Kamu dapat membaca novel ini hingga selesai, Sama Seperti membaca novel di aplikasi-aplikasi novel yang tersedia sekarang ini. Tunggu apalagi mari Baca Novel Cinta di Dalam Gelask Bab 21 Bahasa Indonesia Sekarang ini. 

Guru Kesedihan

SEMULA kami menduga, Maryamah masih berkabung sehingga kami belum

mau menghubunginya. Namun, ia sendiri yang datang ke kantor Detektif M. Nur.

Malah rampak lebih tegar dari kami. Katanya ia telah menangisi kepergian ibunya

sepanjang malam sampai azan subuh.

“Habis air mataku, lunas sudah kesedihan itu. Hidup harus berlanjut. Tantangan

ada

di muka. Masih banyak yang dapat disyukuri,” ujarnya ringan.

Aku selalu terpesona dengan cara Maryamah menyikapi nasibnya. Padahal dia

telah ditimpa kesusahan bertubi-tubi sejak kecil. Maka bagiku, ia adalah guru

kesedihan. Lalu, ia mengatakan bahwa ia siap menerima pelajaran catur dari Grand

Master Ninochka Stronovsky.

“Beri aku pelajaran yang paling sulit sekalipun, Boi. Aku akan belajar.”

Aku terharu sekaligus malu. Sering kali kuratapi apa yang telah terjadi dan

berlarut- larut menyesalinya. Kadang aku menyiksa diri sendiri dengan

memikirkan berbagai kemungkinan yang seharusnya telah atau tidak kulakukan

sehingga berakibat pada satu keadaan yang buruk. Padahal, semua kemungkinan itu

telah hangus dibakar waktu. Tak mungkin terulang lagi.

Maryamah adalah pribadi istimewa yang tak punya tabiat mengasihani diri.

Ia tak pernah mengiba-iba. Kupandangi guru kesedihan itu. Hari ini aku belajar satu

hal penting darinya bahwa jika tidak bersedih atas sebuah kehilangan menimbulkan

perasaan bersalah, hal itu merupakan kesalahan baru, sebab kesedihan harusnya menjadi

bagian dari kebenaran.

Pertemuan dengan Maryamah hari ini meletupkan semangatku. Aku telah

melihatnya belajar bahasa Inggris dengan susah payah, tanpa merasa ragu akan

usia dan segala keterbatasan, dan dia berhasil. Sekarang, ia siap berjibaku

menguasai catur, dengan tekad mengalahkan seorang kampiun seperti Matarom. Ia

tak dapat disurutkan oleh bimbang, tak dapat dinusbikan oleh gamang. Darinya, aku

mengambil filosofi bahwa belajar adalah sikap

berani menantang segala ketidakmungkinan; bahwa ilmu yang tak dikuasai akan

menjelma di

Cinta Di Dalam Gelas Upload By Ferdinand AndreaHirata

dalam diri manusia menjadi sebuah ketakutan. Belajar dengan keras hanya bisa

dilakukan oleh seseorang yang bukan penakut.

Dalam pada itu, tak dapat dipungkiri pendapat Paman dalam pertengkaran di kantor

desa tempo hari sangat polos dan agak lucu. Namun, tak dapat dipungkiri pula, bahwa

pendapat itu mampu menembak inti masalah. Modin tersenyum tanda mufakat.

Ketua Karmun melanjutkan membaca novel Kho Ping Ho-nya yang sempat

tertunda gara-gara rapat itu. Kami melonjak, Mitoha jengkel. Wakil rakyat walk

out. Walk out-lah sesuka hatimu, Memangnya siapa yang peduli?

Selesai berunding sana-sini, masih di kantor Detektif M. Nur, melalui televisi

hitam putih, kami menyaksikan perempuan itu berpidato untuk merebut kursi

presiden. Selamot ternganga mulutnya. Ia begitu kagum pada calon presiden

perempuan itu.

“Tidak adilnya porsi pembagian hasil kekayaan alam antara pusat dan daerah

adalah

masala yang harus dilihat sebagai titik rawan yang serius ….”

Begitu pidato perempuan itu. Kemudian sang calon presiden bicara tentang

Aceh. Wajahnya sembap, suaranya terbata-bata.

“Oleh karenanya, lewat mimbar ini saya serukan, hentikan segala bentuk

kekerasan. Beri mereka keadilan. Beri mereka kelayakan untuk hidup di alam Indonesia

merdeka. Beri mereka rasa hormat dan kembalikan hak asasi mereka sebagai manusia.”

Seperti calon presiden itu, mata Selamot merah, semerah saga, lalu berkaca-kaca.

“Bersabarlah. Takkan saya biarkan setetes darah rakyat menyentuh tanah

rencong yang demikian basar jasanya dalam menjadikan Indonesia merdeka. Kepada

kalian akan saya berikan cinta saya. Kemenangan rakyat adalah kebahagiaan kita

semua! Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Air mata Selamot berlinang-linang

Novel Cinta di Dalam Gelask Bab 21 Bahasa Indonesia Ini Telah Selesai.

Bagaimana alur cerita dari novel Cinta di Dalam Gelas Bab 21 ini, Menarik bukan? Teruslah ikuti bagaimana perkembangan alur cerita di setiap Bab novel di situs kami, Dan selalu gratis untuk kamu semua. 

Kamu juga dapat membagikan link novel ini kepada kerabat atau teman kamu.

Untuk membaca Novel Cinta di Dalam Gelas bab selanjutnya, Mari ikuti arahan Bab yang ada di bawah ini. Jika ingin membaca novel dengan judul yang berbeda, Kamu dapat mendownload dan menginstal aplikasi novel yang sedang trend saat ini. seperti Wattpad, Webread dan yang lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silahkan Baca Novel Cinta di Dalam Gelas Bab 27 Disini

Silahkan Baca Novel Cinta di Dalam Gelas Bab 9 Disini

Silahkan Baca Novel Cinta di Dalam Gelas Bab 33 Disini